Cara Membuat Api Unggun

Ketika melakukan aktivitas pendakian, membuat api unggun merupakan salah satu skill yang haru dimiliki. Apabila tidak, maka si pendaki akan mengalami banyak kesulitan bila berhadapan dengan suhu yang sangat dingin. Kondisi alam yang sering berubah dan sulit diprediksi, membuat para pendaki secara tak langsung harus mampu bertahan melawan kerasnya kondisi alam.

Apalagi bila dihadapakan pada malam hari yang dingin dan ditambah hujan lebat. Maka, mau tak mau aktivitas mendaki harus dihentikan dan pembuatan api unggun wajib dilakukan. Apabila tidak, maka hal tersebut akan membuat kondisi tubuh menjadi rentan terkena pengaruh. Guna mencegah hal-hal yangtak diinginkan, maka seorang pendaki wajib memiliki kemampuan membuat api unggun.

Sayangnya, masalah terkait api unggun ini nyata-nyata malah menjadi isu yang menakutkan bagi kalangan pendaki Indonesia. Hal ini dikarenakan terjadi fenomena kebakaran hutan yang (diduga) disebabkan api unggun para pendaki gunung. Sayangnya, keterampilan membuat api unggun tak disertai dengan kemampuan menimbang resiko dan kemungkinan yang mungkin bisa ditimbulkannya.

Oleh sebab itu, berikut ini cara membuat api unggun yang baik dan benar agar tak terjadi kebakaran hutan atau hal buruk lainnya:

Buat Bila Keadaan Darurat

Cara Membuat Api Unggun

Maslaah yang ditimbulkan oleh api unggun tak sepele. Selain membakar kawan hutan, api unggun pun mengancam habitat hewan dan tumbuhan yang dilindungi di kawasan pegunungan tersebut. Alhasil, pembuatan api unggun arus didasarkan atas kesadaran terhadap lingkungan sekitar.

Api unggun menjadi berbahaya jikalau di pendaki meninggalkan api unggun dalam keadaan hidup atau tak memadamkannya secara sempuran. Pro kontra pun akhirnya timbul. Kapan waktu yang pas guna menyalakan api unggun?

Berdasarkan pengalaman dari pendaki gunung, ada baiknya si pendaki menyalakan api unggun jikalau kondisi sudah dalam keadaan darurat. Seperti suhu yang tiba-tiba turun atau bahakan hujan lebat yang rentan membuat pendaki mengalami hipotermia.

Pelajari dan patuhi aturan

Cara Membuat Api Unggun

Setiap gunung memiliki aturannya masing-masing. Ada baiknya anda pun menngetahui hal tersebut. Karakter yang berbeda mengakibatkan kondisi dan cara penanganan yang berbeda pula. Jangan karena anda sering mendaki gunung, anda malah tak menghiraukan himbauan yang ada.

Banyak sekali oknum-oknum pendaki yang merasa sok. Mentang-mentang sudah berkelana di mana-mana, dirinya malah terkesan mendobrak aturan yang sudah ada. Alhasil, malapetaka pun mereka alami. Apabila sudah begini, maka semua pihak akan dirugikan. Mulai dari alam hingga pihak manusianya pula.

Lokasi Membuat Api Unggun

Cara Membuat Api Unggun

Ini yang patut anda pertimbangkan dan pikirkan secara masak-masak. Pilih lokasi yang memang sering digunakan untuk membuat api unggun. Hal ini sebagai salah satu cara untuk mengantisipasi merembetnya api unggun ke tumbuhan di sekitarnya.

Alhasil, api unggun pun benar adanya menjadi salah satu pemicu timbulnya kebakaran. Rumput kering, akar pepohonan, atau cabang pohon yang menggantung rendah merupakan sarana yang digunakan oleh api merembet dan menyebar ke seluruh hutan. Apabila sudah begini, maka ekosistem hutan dan sekaligus nyawa pendaki pun jadi terancam.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *